Tanam Serentak! Petani Kediri Tancap Gas Hadapi Iklim Ekstrem, Hasil Panen Diprediksi Melejit

Kediri – Langkah cepat dilakukan petani di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mukhti, mereka mulai melakukan tanam padi secara serentak lebih awal pada musim tanam kedua, Kamis (23/4/2026). Strategi ini dipilih untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus menjaga ketahanan pangan.

Mayoritas petani memilih varietas padi Membramo yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan lebih tahan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Dengan luas lahan sekitar 9 hektare, percepatan tanam ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Ketua Poktan Mukhti menyebutkan bahwa tanam serempak menjadi kunci untuk memaksimalkan hasil sekaligus menekan risiko serangan hama. “Kalau tanam lebih awal dan bersamaan, peluang panen optimal lebih besar,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat pendampingan intensif dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Rika Margi Novitasari. Ia menegaskan bahwa percepatan tanam bukan hanya soal waktu, tetapi strategi penting untuk meningkatkan indeks pertanaman dan mendukung swasembada pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut menegaskan pentingnya langkah cepat ini. Menurutnya, keterlambatan tanam bisa berdampak langsung pada penurunan produksi nasional. “Tanam harus cepat, serentak, dan tidak boleh terlambat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya pengawalan di lapangan agar percepatan tanam benar-benar berdampak pada peningkatan produksi, bukan sekadar program.

Dengan strategi tanam serentak ini, petani Kediri optimistis hasil panen akan meningkat dan mampu menjaga stabilitas pangan daerah di tengah ancaman cuaca ekstrem. Rika Margi*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *