UPT Pelatihan Kementan Bekali Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim Manajemen Agribisnis Modern

Malang – Sebanyak 117 mahasiswa semester II Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kuliah lapang di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini didampingi oleh Guru Besar Agribisnis UPN “Veteran” Jawa Timur bersama dosen pembimbing, sebagai bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa dalam mata kuliah Manajemen Agribisnis melalui praktik langsung di lapangan.

Guru Besar Agribisnis UPN “Veteran” Jawa Timur, Teguh Soedarto, menyampaikan bahwa BBPP Ketindan dipilih sebagai lokasi kuliah lapang karena memiliki fasilitas lengkap, penerapan teknologi smart farming, serta sistem pengelolaan agribisnis yang baik.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap wawasan mahasiswa semakin terbuka dalam memahami manajemen agribisnis. Ke depan, mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja sebagai entrepreneur di bidang pertanian,” ujar Teguh.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa generasi muda merupakan kunci kemajuan bangsa.

“Generasi muda harus kita persiapkan untuk mengawal Indonesia menuju Indonesia Emas. Dua puluh tahun ke depan, mereka yang akan memimpin republik ini. Kita berharap mereka menjadi generasi yang lebih baik dan lebih hebat dari kita,” ujarnya.

Menurutnya, Kementerian Pertanian terus mendorong regenerasi sektor pertanian melalui berbagai program yang berfokus pada pengembangan generasi muda.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya regenerasi petani.

“Petani saat ini semakin menua, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Karena itu, regenerasi petani menjadi sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan,” kata Santi.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan mahasiswa diterima oleh Ketua Tim Kerja Sertifikasi dan Pengelolaan Inkubator Agribisnis BBPP Ketindan, Djoko Witono, yang mewakili Kepala BBPP Ketindan, didampingi widyaiswara serta staf penyelenggara pelatihan.

Djoko berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berperan aktif selama kegiatan dan mampu mengimplementasikan serta menyebarluaskan ilmu yang diperoleh, khususnya terkait Smart Green House,” ujarnya.

Pada sesi pembelajaran, widyaiswara BBPP Ketindan, Nining Hariyani, menyampaikan materi mengenai manajemen agribisnis, pengelolaan Smart Green House (SGH), pemasaran, serta analisis usaha tani sebagai bekal penting bagi mahasiswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan di fasilitas SGH yang dipandu oleh Nunung Nurhadi selaku manajer SGH sekaligus widyaiswara budidaya pertanian. Dalam sesi ini, mahasiswa tidak hanya berdiskusi mengenai pengelolaan SGH, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam penggunaan berbagai peralatan yang tersedia. Humas BBPP Ketindan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *