Jakarta – Aerotron Industries menjalin kolaborasi strategis dengan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP Mektan) dalam pengembangan, pengujian, dan penerapan teknologi mekanisasi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara inovasi industri dan riset pemerintah untuk menghadirkan teknologi yang telah melalui proses pengujian sehingga memiliki performa yang terukur, mudah diadopsi, serta mampu meningkatkan efisiensi usaha tani. Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan PM-AAS yang mengedepankan penggunaan teknologi tepat guna guna meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.
Melalui kerja sama tersebut, Aerotron Industries dan BRMP Mektan menghadirkan dua teknologi yang mendukung tahapan budidaya padi sejak awal hingga pemeliharaan tanaman, yaitu PowerGro Seed Germinator SP-300 dan Drone Pertanian AGRA 30.
PowerGro Seed Germinator SP-300
PowerGro Seed Germinator SP-300 merupakan teknologi perkecambahan benih yang dikembangkan oleh Ilssang Industry.,Co.Ltd. Korea yang inisasi kerjasama pengembaganan alat tersebut dilaksanakan pertama kali dengan BRMP Mektan beberapa tahun kebelakang, alat ini dipergunakan untuk menghasilkan bibit padi yang mampu tumbuh lebih cepat, seragam, dan berkualitas sejak tahap awal budidaya. Melalui sistem pengendalian suhu, aerasi, dan lingkungan perkecambahan yang terintegrasi, alat ini mampu menciptakan kondisi ideal bagi benih untuk berkembang secara optimal. Berdasarkan hasil pengujian, PowerGro mampu menghasilkan daya kecambah mencapai 92,26% dengan tingkat keseragaman hingga 99,99%, serta mempercepat proses perkecambahan hanya dalam waktu sekitar 43 jam.
Dalam implementasi PM-AAS, kehadiran PowerGro menjadi fondasi penting untuk membangun populasi tanaman yang seragam sejak awal. Benih yang berkecambah secara merata akan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih homogen sehingga memudahkan pengelolaan pemupukan, pengairan, maupun pengendalian hama dan penyakit. Kondisi tersebut pada akhirnya mendukung peningkatan produktivitas lahan sekaligus mengurangi potensi kehilangan hasil akibat pertumbuhan tanaman yang tidak seragam.
Drone Pertanian AGRA 30
AGRA 30 merupakan drone pertanian multifungsi yang telah memperoleh Test Report resmi dari BRMP Mektan, sebagai bukti bahwa performa dan kualitasnya telah melalui proses pengujian sesuai standar. Drone ini mengintegrasikan fungsi penyemprotan (sprayer) dan penaburan (spreader) dalam satu perangkat dengan kapasitas tangki 30 liter serta produktivitas kerja hingga 5,36 hektare per jam. Dilengkapi teknologi nozzle sentrifugal, modul Spreader 360°, serta sensor obstacle dan terrain, AGRA 30 mampu melakukan aplikasi input pertanian secara presisi, merata, dan efisien pada berbagai kondisi lahan.
Dalam mendukung program PM-AAS, AGRA 30 berperan sebagai solusi mekanisasi pertanian modern yang mampu meningkatkan efisiensi operasional di lapangan. Teknologi penyemprotan presisi memastikan distribusi pestisida maupun pupuk cair menjadi lebih merata dengan penggunaan bahan yang lebih optimal, sementara fitur spreader memungkinkan penaburan benih maupun pupuk granular dilakukan secara cepat dan konsisten. Kemampuan tersebut membantu petani menghemat waktu kerja, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, serta meningkatkan ketepatan aplikasi di setiap fase budidaya. Dengan produktivitas yang tinggi dan satu perangkat yang mampu menjalankan berbagai fungsi, AGRA 30 menjadi salah satu teknologi penggerak PM-AAS dalam mewujudkan sistem budidaya padi yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.
Sinergi untuk Menggerakkan Program PM-AAS
Kolaborasi Aerotron Industries dan BRMP Mektan menunjukkan bahwa keberhasilan PM-AAS tidak hanya bergantung pada metode budidaya, tetapi juga pada dukungan teknologi yang teruji di setiap tahapan produksi. Dimulai dari PowerGro yang memastikan kualitas benih sejak fase perkecambahan, hingga AGRA 30 yang menghadirkan mekanisasi presisi pada tahap pemeliharaan tanaman, kedua inovasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Sejalan dengan semangat PM-AAS, sinergi pemerintah dan industri diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi modern oleh petani Indonesia serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi antara Aerotron Industries dan BRMP Mektan menunjukkan bagaimana sinergi antara dunia industri dan lembaga riset pemerintah mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga siap diterapkan di lapangan. Melalui PowerGro Seed Germinator SP-300 yang mendukung kualitas benih sejak tahap perkecambahan, serta Drone Pertanian AGRA 30 yang menghadirkan mekanisasi presisi pada proses budidaya, kedua teknologi tersebut saling melengkapi dalam mendukung implementasi PM-AAS. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat adopsi pertanian modern di Indonesia, meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional sebagaimana diusung dalam program PM-AAS. MEKTAN






